Tanjung Bira, Primadona Seksi di Ujung Selatan Sulawesi

Diposting pada

Pantai Tanjung bira ialah Pantai istimewa. Bagaikan suatu tanjung yang menjorok ke arah selatan, Pantai ini menawarkan mentari keluar serta terbenam dari 1 posisi. Ini pasti berlainan dengan Jika di Pantai lain biasanya, yang cuma memiliki satu opsi, sunset ataupun sunrise saja.

Pantai Bira

Sunset serta sunrise di Pantai bira bisa diamati di Lautan terbuka. Dikala dini hari mentari nampak pergi dari dalam lautan serta masuk kembali ke dalam lautan di dikala maghrib. Keelokan ini tidak hendak diperoleh di tempat lain. Karakter yang lain dari Pantai bira, merupakan mempunyai pasir Pantai yang amat lembut. Apalagi sebab lembut nya, sampai terasa semacam aci. Tidak banyak Pantai yang mempunyai pasir natural semacam ini..

Tidak hanya itu laut di tanjung bira mempunyai 3 susunan corak yang nampak bagus di kejauhan. Pantai ini juga bersih serta pula aman, tidak seramai di Bali ataupun Cabai, alhasil dapat jadi tempat yang betul- betul meredakan.

Tidak hanya menikmati keelokan pemandangan Pantai, dari mari wisatawan dapat mendatangi liburan yang lain semacam pulau kambing serta pulau Liukang. Banyak yang menggemari aktivitas snorkeling serta pula diving dengan memilah wilayah ini sebab biota dasar laut yang amat bagus dibandingkan tempat lain.

Posisi Tanjung Bira

Tujuan posisi Pantai tanjung bira terletak di Jalan. Tanjung Bira, Bonto Dahulu kala. Bulukumba, Sulawesi selatan. Posisi ini jaraknya dekat 200 kilometer dari pusat ibukota Makassar. Alhasil tanjung bira dapat dibilang terdapat di akhir selatan darat Sulawesi selatan.

Arah Mengarah Tanjung Bira

Bila dari pusat kota Makassar jarak area ini kurang lebih 200 kilometer. Jarak ini dapat di tempuh dengan kisaran durasi 5- 6 jam.

Gapura awal mengarah ke area ini merupakan dari Makassar. Jadi, dari kota manapun Wisatawan pergi, tujuan awal mulanya merupakan mengarah ke kota Makassar. Setelah itu, melampaui kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar. Lurus lalu sampai melampaui kabupaten Janeponto. Kemudian, lanjutkan ekspedisi menunu ke kabupaten Bantaeng. Dari mari, Pantai Tanjung bira cuma sebagian km saja.

Untuk wisatawan yang mau memakai pemindahan biasa paling utama Bis, dari Lapangan terbang Baginda Hasanudin maanfaatkan Bis Damri menunu ke halte Mallengkeri. Turun di alun- alun Karebosi, setelah itu lanjutkan ekspedisi mengarah ke kabupaten gowa.

Sehabis dari kabupaten Gowa turis kembali naik bis mengarah ke dermaga selayar bulukumba. Dari mari wisatawan dapat meneruskan ekspedisi dengan memakai angkot ataupun ojek mengarah ke Pantai tanjung bira. Jam Buka Tanjung Bira Pantai ini terbuka buat kunjungan turis 24 jam dalam satu hari.

Karcis Tanjung Bira

Buat menikmati seluruh berbagai keelokan yang ditawarkan Pantai bira, wisatawan dikenakan karcis 10 ribu rupiah buat turis nusantara. Sebaliknya turis asing hendak dikenakan bayaran sebesar 20 ribu rupiah. Dikala akhir minggu serta hari prei nasional karcis naik jadi 15– 20 ribu rupiah.

Sebaliknya buat alat transportasi dikenakan bayaran parkir sebesar Rp 5. 000 buat sepeda Motor serta Rp 1. 000 buat mobil.

Tetapi bila wisatawan mau menikmati liburan ke pulau- pulau yang terdapat di dekat Pantai Bira, butuh mempersiapkan anggaran lain berbentuk bayaran carter perahu. Harga carter perahu mulai dari 300 ribu rupiah.

Pada dasarnya seluruh Pantai itu nyaris serupa pertanyaan keelokan. Cuma saja, corak air laut yang berbeda- beda membuat kita dapat melainkan mana Pantai berkepribadian khas serta mana Pantai“ lazim” saja. Air paut di area Pantai Bira sedikit berlainan serta perbandingan yang sedikit ini jadi poin luar lazim, yang menarik atensi wisatawan ke Pantai ini. Air laut Pantai ini memiliki 3 corak nuansa.

Populer sebab pasir putih yang lembut seperti aci, eloknya Tanjung Bira pula dilengkapi dengan air bercorak biru kehijauan. Sangat suatu hidangan alam yang tidak tersaingi. Seluruh keelokan inilah yang menyapa wisatawan yang tiba ke Pantai Bira.

Tidak hanya disambut dengan pasir putih serta jernih air laut, terdapat pula tumbuhan kelapa yang berbanjar apik dan busut karang yang kuat. Seluruh berbaur jadi satu, dengan hembusan angin adem bagaikan aksesoris.

Umumnya banyak wisatawan yang menghabiskan durasi pada umumnya lebih dari 3 jam di area ini. Mereka seolah tidak ingin melepas panorama alam elok di depan mata mereka.

Tanjung Bira mempunyai banyak spot buat membekuk sunset atau sunrise dari bermacam berbagai ujung, tidak bimbang Pantai ini juga dinamai bagaikan‘ Pantai Potret Petang‘ serta‘ Pantai Bubuk‘.

Tanjung Bira ataupun Tanjung Bire, pula pemandangan mentari keluar serta terbenam dengan panorama alam mengarah ke laut bebas. Landscap menawan ini jadi atraksi harus yang cinta buat dilewatkan

Wisatawan yang tiba ke Area Liburan Tanjung Bira dapat menikmati sunrise serta sunset yang serupa indahnya. Panorama alam Mentari keluar serta terbenam di Tanjung Bira amat menawan. Buat menikmati sunrise, Pantai timur ataupun di dermaga merupakan tempatnya. Sebaliknya sunset bisa dinikmati di Pantai barat. Pantai ini sepertihalnya bagian lain Pantai Bira,

berpasir putih serta aliran yang hening di petang hari.

Tidak hanya bisa menikmati pemandangan bagus, wisatawan pula dapat melaksanakan beraneka ragam kegiatan dasar air, ialah snorkeling. Terumbu karang dan beraneka ragam tipe ikan hendak menyongsong para penyelam di dasar laut.

 

Situasi ekosistem dasar air di Pantai ini sedang terkategori baik. Bisa jadi sebab Pantai yang belum sangat marak. Ataupun dapat jadi sebab upaya sungguh- sungguh dari pengelola buat melindungi kehadiran terumbu karang di posisi ini.

Terdapat sedemikian itu banyak spot snorkeling serta pula diving di area ini. Spot- spot ini dapat dituju dengan memesan perahu nelayan yang lagi terdapat di Pantai. Perahu- perahu konvensional ini telah kerap serta terbiasa melayani bermacam berbagai keinginan liburan, supaya wisatawan dapat menikmati area ini dengan lapang.

Di dekat Pantai bira, sangat tidak terdapat 2 pulau yang terkenal dengan keelokan Pantai serta panorama alam dasar airnya. Pantai Liukang, Pantai Kambing. Kedua pulau ini jadi 1 paket liburan dengan Pantai Bira. Wisatawan dapat mengarah ke pulau- pulau itu buat mencari keelokan Pantai ataupun buat mencari spot snorkeling.

Bayaran ekspedisi ke pulau- pulau itu dari Pantai Bira, berkisar 300- 600 ribu. Perbandingan harga terkait pada lama ekspedisi yang dipesan serta pula jumlah wisatawan dalam kaum.

Pulau Liukang populer dengan keelokan dasar laut yang dipunyai. Pulau yang terdapat tidak jauh dari Pantai Bira ini menawarkan liburan dasar laut dengan biota alam yang luar lazim. Wisatawan dapat snorkeling sembari berteman dengan beraneka ragam terumbu karang sampai ikan- ikan kecil di dalamnya.

Pulau kedua Pulau Kambing. Terdapat 20 menit dari Pantai Tanjung Bira. Pulau ini pula mempunyai keelokan alam dasar laut yang bagus. Di atas dataran, Pantai pulau menawarkan pesona tebing- tebing curam yang membuat pulau yang ini nampak elok. Karakter pain pulau kambing, merupakan air laut yang bercorak biru kristal.

Di wilayah Tanjung Bira, di suatu posisi yang terletak di pinggir laut terdapat dusun yang jadi posisi bengkel pembuatan kapal Pinisi. Bengkel ini ialah relokasi dari bengkel yang dahulu terdapat di Tana Beru.

Perahu Pinisi ialah perahu konvensional warga Bugis Makassar. Perahu ini telah terdapat semenjak era nenek moyang orang Indonesia. Perahu inilah yang meyakinkan Indonesia dulu merupakan negeri bahari yang besar dengan adat bahariwan nelayan serta kreator kapal yang kuat. Perahu Pinisi memercayakan angin bagaikan penganjur laju perahu, karenanya perahu ini memakai layar pada bagian depan serta balik. Karakteristik khas pinisi‘ Bugis’ memiliki 2 pilar serta 7 layar.

Di bengkel kegiatan ini membuat dicoba dengan memakai perlengkapan serta metode konvensional. Wisatawan bisa menciptakan banyak berbagai dimensi perahu yg dibuat di mari. Yang sangat besar hingga dikala saat ini ini dengan dimensi jauh 50 m serta beratnya menggapai 70 ton.

Yang menarik, meski pembuatan perahu Pinisi telah terbawa- bawa pembaharuan, ritual- ritual dalam pembuatan perahu sedang lalu dicoba sampai dikala ini. Ritual dini dalam pembuatan suatu perahu Pinisi diisyarati dengan seseorang cenayang perahu memotong bagian dasar pembuatan perahu. Bagian ini lazim diucap dengan“ beres”.

Setelah itu, diadakan sesajen berbentuk santapan yang manis- manis serta memotong seekor ayam putih. Santapan yang manis ialah ikon impian supaya perahu yang akan terbuat hendak mendatangkan nasib untuk pemiliknya. Darah yang ditempelkan pada“ beres” ialah ikon supaya tidak terjalin musibah dikala membuat perahu.

Subjek Liburan Dekat Tanjung Bira

Sehabis puas menikmati

liburan Pantai yang elok, wisatawan dapat berupaya perihal berlainan dengan menikmati subjek liburan lapangan besar. Salah satunya merupakan Busut Donggia. Busut berjarak 70 kilometer ini melayankan pemandangan alam dari ketinggian 1. 400 mdpl. Subjek liburan ini pula ialah spot selfie dengan kerangka kelompok busut serta gunung di sekelilingnya. Kegiatan semacam kemping juga dapat dicoba di mari. Lokasinya terletak di Desa Lurayya, Kecamatan Kahayya.

Sedangkan untuk wisatawan yang senantiasa mau menikmati liburan Pantai, tetapi dengan pengalaman berlainan. Dapat memilah Tebing Apparalang. Subjek liburan ini terdapat di Dusun Kiara, Kecamatan Bontobahari, sepanjang cuma 14 kilometer. Di mari wisatawan tidak hendak berjumpa dengan keelokan pasir putih. Bagaikan gantinya terdapat barisan tebing terjal serta deburan aliran. Kombinasi itu malah buatnya nampak terus menjadi eksentrik. Cliff jumping jadi aktivitas kesukaan para turis, tidak hanya snorkeling pastinya.

Begitu kita, nativeindonesia. com, berupaya bermacam cerita pertanyaan Pantai Bira. Mudah- mudahan dalam durasi dekat dana kita dapat memenuhi buat melancong bersama menikmati keelokan Pantai di Sulawesi ini.

Tag : Rental Mobil Makassar,  Sewa Mobil MakassarSewa Bus pariwisata MakassarSewa Bus MakassarRental mobil avanza makassar