Pengertian dan Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata

Diposting pada

Dilansir dari majalahpendidikan.com Hukum adalah sistem yang paling penting dalam mendiskontokan berdasarkan ketentuan otoritas institusional. Dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam aspek administrasi negara, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara, serta bertindak, sebagai penghubung utama dalam jalinan sosial antara masyarakat melawan kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang mencari cara di mana negara dapat menuntut aktor dalam konstitusi hukum untuk memberikan kerangka kegiatan untuk pembentukan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas otoritas negara dan bagaimana memilih perwakilan mereka.

Hukum administratif digunakan untuk meninjau kembali keputusan pemerintah, sementara hukum internasional mengontrol masalah antara negara berdaulat dalam tindakan mulai dari peraturan tentang lingkungan komersial hingga tindakan militer.

Memahami Hukum Perdata dan Hukum Pidana

Hukum perdata adalah norma-norma hukum yang mengatur perilaku setiap orang terhadap orang lain sehubungan dengan kedaulatan dan peran yang dipegangnya dalam hubungan sosial atau perkumpulan keluarga.

Hukum perdata dapat dibagi menjadi dua, yaitu hukum materiil dan hukum perdata formal. Hukum perdata material mengatur kepentingan sipil dari setiap badan hukum. Hukum perdata formal mengatur jenis aturan bahwa seseorang mempertahankan haknya ketika dia dilanggar oleh orang lain.

Hukum pidana adalah ketentuan norma-norma hukum yang mengatur hubungan hukum antara seseorang dan orang lain, atau antara orang hukum dan orang hukum lainnya, dengan penekanan pada kebutuhan masyarakat, di mana ketentuan dan peraturan dipahami dalam kebutuhan. untuk mengelola dan membatasi kehidupan manusia atau seseorang dalam upaya untuk memenuhi kepentingan atau kebutuhan mereka sendiri.

Dalam praktiknya, hubungan antara badan hukum ini dengan yang lainnya dilaksanakan dan memenuhi syarat karena suatu perjanjian atau perjanjian yang disepakati oleh badan hukum terkait. Sehubungan dengan hukuman atas pelanggaran, maka secara umum sanksi dalam suatu perjanjian adalah dalam bentuk kompensasi. Klaim atau klaim kerusakan ini harus dibuktikan dengan bukti yang menunjukkan apakah kerugian terjadi karena pelanggaran atau perjanjian tidak tercapai.

Perbedaan antara Hukum Perdata dan Hukum Pidana

Hukum perdata dapat diklasifikasikan ke dalam:

Peraturan keluarga
Hak milik
Hukum segala sesuatu
Hukum keterlibatan
Hukum waris

Hukum Pidana Berdasarkan isinya, hak dapat dibagi menjadi 2, yaitu hukum privat dan hukum publik (C.S.T Kansil). Hukum privat adalah hukum yang mengatur hubungan individu, sedangkan hukum publik adalah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan warganya.
Hukum pidana adalah bagian dari hukum publik. Hukum pidana dibagi menjadi dua bagian, yaitu hukum pidana materiil dan hukum pidana formal.
Hukum pidana formal, yang mencakup cara melakukan atau memaksakan suatu kejahatan.
Hukum pidana materiil mengatur penentuan tindak pidana, pelaku tindak pidana dan pidana (sanksi).

Oleh karena itu definisi dan perbedaan antara hukum perdata dan pidana. Saya harap Anda bisa menambah pemahaman Anda tentang hukum. Terima kasih

Sumber : gurusekolah.co.id