Pemburuan Gading Gajah Yang Semakin Merajalela

Diposting pada

Pemburuan Gading Gajah Yang Semakin Merajalela

Seekor gajah jantan Sumatra ditemukan tewas tanpa Gading daerah perkebunan kelapa sawit, dan gajah muda ditemukan terluka terkena senapan angin di tempat lain.

senapananginpedia.com

Kali ini adalah satwa liar yang dilindungi yang telah ditinggalkan oleh ibunya menunggu perawatan dari sumber daya alam Conservation Center ( BKDA ) Provinsi Aceh.

Komandan Polisi Hutan Unit Pengelolaan Hutan (FMU) dari wilayah 3 Provinsi di Aceh, Boci Edwar, mengatakan, mereka mendapatkan informasi dari masyarakat pada kemarin, bahwa ada anak gajah yang terluka di leher dan sudah dalam kondisi terkulai di desa di Reiboized, daerah Yatehand.

Bobi Edwar mengatakan, ia juga harus berkoordinasi dengan Forum Konservasi Leuser (FKL), sebuah organisasi non-pemerintah selama waktu ini untuk membersamai layanan Forestry dan BKDA Aceh, untuk meminta pengiriman tim kesehatan.

dari senapananginpedia.com ” kejadian hewan yang terluka, masyarakat juga mencoba untuk merawat anak gajah,” menambahkan Boci Edwar.

Ketua BKDA Aceh, Sappto Aji Pradoo berkata, tim dokter dari BKDA, yang merawat anak gajah, perkiraan sementara gajah itu terluka karena terkena senapan angin. Anak gajah perkiraan sekitar dua tahun juga terlihat kekurangan nutrisi.

Tapi, terus dia, tergantung dari keputusan dokter yang turun ke lapangan. Jika itu tidak mungkin, maka terpaksa dievakuasi. kata Sapto.

Seperti gajah yang meninggal, ditemukan ketika tim mencari anak gajah yang terluka,

“Gadingnya hilang. Bangkai gajah ini ditemukan di ladang kelapa sawit di daerah yang benar dimiliki oleh sebuah perusahaan,” katanya.

Perkiraan sementara, gajah itu mati karena tertembak senapan angin. Kemungkinan bahwa gajah dibunuh oleh penyelundup Gading Gajah ” Ditambahkan Sapto.

Junaidi Hanafiah berkata, Kematian gajah di perkebunan kelapa sawit di konsesi milik perusahaan itu terjadi beberapa kali sebelumnya.