Menggunakan Masker Kain? Jangan Sampai Lupa Lakukan Hal Ini

Diposting pada

Salah satu tantangan terbesar dalam memilih bahan yang digunakan untuk membuat masker kain adalah Anda harus menemukan kain yang cukup padat agar efektif menangkal virus Corona. Namun tidak hanya cukup padat, kain tersebut juga harus nyaman pada saat digunakan dan tidak mengganggu Anda pada saat bernapas. Selain itu, Anda juga disarankan membuat masker yang terdiri dari tiga lapis kain. Dimana lapisan pertama adalah kain, lapisan kedua berfungsi sebagai filter dan lapisan tiga berfungsi sebagai kain. Tidak hanya dipusingkan dalam memilih bahan, Anda juga akan dipusingkan dengan peraturan lainnya perihal masker ini. Apa itu? Menurut penelitian, masker yang terbuat dari kain dianjurkan untuk tidak digunakan lebih dari 4 jam. 

Mengapa tidak boleh lebih dari empat jam? Sebab masker yang terbuat dari kain tidak memiliki tingkat efektivitas yang sama dengan masker N95 atau masker beda. Walaupun sejatinya, masker tetap memiliki kemampuan untuk memfilter partikel-partikel mikroskopik seperti virus Corona yang saat ini menjadi momok terbesar di seluruh dunia. Sebab masker yang terbuat kain sangat mudah menyerap air, maka dari itu ketika masker Anda terkena air dan basah, Anda harus langsung menggantinya dan menggunakan masker yang lain untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjangkit virus Corona.

Anda juga harus rajin mencuci masker yang terbuat dari kain secara berulang kali. Mengapa demikian? Hal tersebut dilakukan untuk membuat Anda terhindar dari bahaya virus Corona. Apabila Anda ingin mencuci masker tersebut, pastikan Anda menggunakan sabun dan juga air yang mengalir. Tidak hanya harus rajin dicuci, masker dari kain juga harus rajin di setrika. Tujuannya untuk membunuh bakteri, virus dan kuman yang masih betah menempel di kain. Selepas Anda selesai menyetrika masker Anda, sebaiknya diletakkan di tempat yang bersih.