Burung-Walet
Burung-Walet

Jenis-Jenis Suara Walet yang Harus Diketahui Pengusaha Burung Walet

Diposting pada

Bisnis sarang burung walet adalah bisnis yang mudah dilakukan dan keuntungannya sangat besar. Maka dari itu, para pebisnis bidang ini membutuhkan suara walet yang bagus sebagai penunjang usahanya.

Suara burung walet dibutuhkan untuk mengajak burung walet yang lain masuk ke dalam tempat yang sudah disediakan. Tentunya, semakin banyak burung yang bersarang di sana keuntungan pengusaha burung walet juga semakin besar.

Jenis-Jenis Suara Walet

Selain suara walet ori ternyata ada banyak jenis suara burung walet lain yang bisa digunakan sebagai perangsang walet agar berkumpul dan bersarang. Namun pada dasarnya jenis suara burung berwarna hitam ini terbagi menjadi dua yaitu suara panggil dan suara inap. Ini penjelasan tentang keduanya:

Suara Walet Jenis Panggil

Suara walet panggil adalah suara burung walet yang lebih kencang karena memang tujuannya memanggil walet lain agar mau membuat sarang. Untuk kategori ini, ada beberapa jenis suara dengan nama dan fungsi panggilan berbeda-beda. Ini dia list lengkapnya:

1. Suara Walet Panggil Kawin

Sesuai dengan namanya suara burung walet panggil kawin diperdengarkan semata untuk menarik minta walet yang ingin “kasmaran” yang biasanya dilakukan di musim-musim tertentu. Umumnya aktivitas ini dilakukan pengusaha jika walet sedang memasuki musim kawin.

Jenis suara panggil birahi diperdengarkan jika pengusaha ingin memiliki indukan walet di dalam sarangnya. Sehingga jika si burung tertarik menempati ruang yang sudah disediakan maka ia akan cepat bersarang di sana.

Selain itu perawatan indukan burung walet lebih mudah dibandingkan burung yang masih kecil atau anakan. Bahkan untuk mendapatkan penghasilan dari usaha tersebut menjadi sangat lama karena sarang tidak juga terbentuk bahkan burung rentan mati.

2. Suara Walet Panggil Birahi

Suara walet jenis panggil birahi diperuntukkan bagi burung walet yang ingin “senggama” dengan walet lain. Jika suara burung walet yang diperdengarkan adalah suara betina maka yang akan mendatangi adalah walet jantan begitu juga sebaliknya.

Bahkan, jika hanya satu suara saja yang diperdengarkan dengan keras, maka beberapa walet bisa mendatangi suara tersebut karena anggapannya ada burung walet betina sedang ingin “bercinta”. Akhirnya walet pun menyebar mencari ruang yang tepat untuk membuat sarang.

Jenis suara seperti ini juga bagus digunakan oleh pebisnis terutama yang ingin mendapatkan indukan yang memiliki birahi tinggi. Karena kabarnya walet dalam kondisi ini yang memiliki semangat lebih ketika membangun sarangnya.

3. Suara Walet Panggil Agresif

Suara burung walet panggil agresif banyak direkayasa oleh pebisnis bahkan ada yang hanya berupa suara walet mp3 saja. Artinya, yang diperdengarkan bukan suara burung yang asli melainkan suara burung yang sudah melewati proses perekaman. Rekaman itulah yang nantinya dijadikan alat untuk menarik minat walet yang lain.

Suara burung walet panggil agresif dibutuhkan ketika pengusaha ingin memiliki walet indukan yang memiliki semangat tinggi. Burung semacam ini akan terus berputar di satu tempat jika tidak mendapatkan walet lain sebagai lawannya. Itu artinya walet bisa membuat sarang di loteng rumah yang sekali waktu pengusaha bisa memanen dan menjualnya.

4. Suara Walet Panggil Indukan

Jenis suara yang nomor 4 adalah suara walet jenis panggil induk atau suara indukan. Tujuan diperdengarkannya suara ini ialah untuk menarik minat walet yang sudah menjadi indukan agar bersedia membuat sarang di ruang yang sudah disediakan.

Tentunya jenis suara yang diperdengarkan tetap berkicau tetapi dengan suara yang kecil khas anakan. Sehingga sang induk akan mendatangi bangunan asal suara dan membuat sarang di sana.

5. Jenis Suara Walet Anakan

Suara walet jenis yang kelima adalah suara burung walet anakan yang merupakan kebalikan dari suara indukan. Jenis burung walet yang diharap tertarik dengan suara ini adalah walet muda yang dianggap lebih mudah dikumpulkan dibandingkan yang dewasa.

Biasanya pengusaha menggunakan jenis suara anakan untuk bisnis jangka panjang. Paling tidak pebisnis berusaha memberikan perawatan maksimal secara mandiri terlebih dahulu, sambil mencari indukan baru yang tepat terhadapnya.

Jenis kelima ini tergolong suara walet terbaik yang paling banyak digunakan oleh pengusaha sarang burung walet. Sekalipun demikian tetap dibutuhkan perawatan yang layak termasuk membangun tempat yang pas untuk tempat walet membangun sarang.

Suara Walet Jenis Inap

Suara burung walet jenis berikutnya adalah suara inap. Perbedaannya dengan suara panggil terletak pada volume kicau burung sri gunting tersebut. Yang mana untuk suara inap volume kicaunya pelan dan lembut sedangkan suara panggil lebih lantang dan panjang.

Suara inap sekalipun bervolume kecil tetapi ramai seperti beberapa walet membuat sarang. Tujuan diperdengarkannya suara adalah untuk menarik minat walet lain agar mendatangi suara. Jika ruang yang disediakan bagus, walet-walet akan bertahan dan benar-benar membuat sarang di sana.

Untuk suara inap pengusaha sarang burung walet bisa menggunakan media suara walet stereo yang tentunya harus diunduh terlebih dahulu. Semuanya bisa diakses di internet baik yang gratis maupun yang premium atau berbayar.

Untuk jenisnya sendiri berbagai macam dan hampir setiap negara memiliki jenis suara burung walet kategori inap yang berbeda-beda. Sedangkan yang paling terkenal adalah suara dari negara Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Cara Menempatkan Suara Walet

Suara walet baik jenis inap maupun panggil bisa dipasangkan secara bersamaan. Akan tetapi, dibutuhkan tahapan ruang agar hasil suara benar-benar maksimal dan burung walet tertarik untuk membuat sarang.

Di bawah ini akan dijelaskan tahapan ruang yang dimaksud, sehingga pengusaha bisa mendesain bangunannya sesuai dengan tahapan-tahan tersebut. Berikut ulasannya:

1. Ruang untuk Suara Walet Panggil

Suara burung walet panggil diletakkan di ruang pertama yang langsung berhadapan dengan alam bebas. Nantinya suara ini yang akan menarik burung walet agar masuk ke dalam ruang tarik melalui lubang kecil yang menghadap keluar.

Untuk ruang tarik sendiri tidak membutuhkan suara-suara khusus karena pengusaha bisa menggunakan suara panggil yang sudah di-download di internet atau yang sudah didapatkan dari marketplace. Sebab, volume maupun model suara diantara keduanya tidak ada perbedaan yang mencolok.

2. Ruang untuk Suara Walet Inap

Untuk suara burung walet inap maka letakkan di ruang pembuatan sarang walet. Lokasinya setelah ruang tarik atau berada di tahapan ketiga dari ruang atau bangunan. Tujuannya ialah agar walet yang sudah berada di ruang tarik bisa langsung masuk untuk membuat sarang.

Maka dari itu, suara jenis inap tidak boleh terputus tetapi harus terus berbunyi setiap hari. Sedangkan untuk suara panggil bisa sekali waktu dimatikan terutama ketika sudah memasuki masa panen agar sarang tidak rusak.

Itulah jenis-jenis suara walet yang wajib pengusaha sarang burung walet miliki. Silakan sisihkan sekian juta rupiah untuk mendapatkan suara panggil maupun suara inap yang bermutu tinggi, supaya walet yang masuk juga berkualitas. Langkah ini yang membuat usaha sarang burung bisa menghasilkan keuntungan yang besar.