6 ide penanganan sampah plastik

Diposting pada

Cara terbaik seperti apa yang tepat untuk mengolah sampah plastik ?

Sampah plastik atau plastik itu sendiri telah menjadi bahan tak tergantikan dalam masyarakat modern. Modernitas dan plastik sebagai suatu keseluruhan yang saling terkait. Dalam kehidupan sehari-hari selalu memanfaatkan plastik, baik untuk membungkus makanan, belanja, dan lain sebagainya.

plastik adalah jenis sampah yang sangat sulit terurai sehingga dapat menyebabkan polusi di bumi . Untuk mengurai botol sampah plastik bekas air mineral, setidaknya memakan waktu hingga 500 tahun. Tak hanya di darat, pencemaran sampah plastik di laut juga bisa mengganggu ekosistem, yang membuat laut yang terkontaminasi dan banyak hewan laut yang tertelan sampah plastik, menyebabkan kematian.

 

Memanfaatkan sampah plastik yang dianggap merusak itu dapat menyelamatkan lingkungan sebagai keuntungan materi juga mmeberikan. Anda harus sudah mulai menyadarai bahwa akhir-akhir ini banyak produk yang dibuat dari limbah yang memiliki nilai seni dan nilai jual cukup tinggi. bisnis plastik bahkan telah mulai menyebar dengan cepat di setiap daerah. Bahkan berbasis rumah-bisnis pengelolaan sampah saja bisa menghasilkan omset hingga puluhan juta rupiah.

 

Bagaimana pengolahan sampah plastik masih menjadi pembicaraan hangat dalam pertemuan tentang lingkungan. Dimana sampah plastik adalah sampah yang tidak bisa diurai oleh tanah. Sehingga akan selalu memiliki ancaman pencemaran lingkungan. Banyak seminar membahas tentang keseriusan keprihatinan ini tentang sampah plastik. Dan harapan kami, generasi saat ini dan masa depan dapat lebih memahami tentang pengolahan sampah plastik ini.

 

Ada beberapa ide untuk menangani limbah plastik, yaitu diantaranya :
  1. Melakukan daur ulang sampah plastik dengan cara memisahkan partikel-partikel plastik hingga terciptanya produk baru dengan alat pencacah plastik . Plastik daur ulang biasanya akan dirubah bentuk menjadi biji plastik, botol minuman, dan produk baru dengan bentuk baru yang lainnya. Hampir disetiap negara selalu berupaya melakukan proyek besar dalam melakukan daur ulang sampah plastik.
  2. Dengan menggunakan mesin incinerators untuk mendaur ulang limbah plastik. Sebagian negara menggunakan mesin ini untuk mengolah sampah plastik yang tidak teruarai. Semua limbah plastik dibakar menggunakan incinerators. Namun ada dampak buruk jika menggunakan metode ini. Yaitu, timbulnya pencemaran atau polusi udara. Namun seiring berjalannya waktu, para developer telah bekerja keras untuk mengurangi dampak pulusi udara yang ditimbulkan.
  3. Untuk mengurangi dampak dari limbah plastik, sebagian besar negara di dunia telah melarang penggunaan produk plastik tertentu. Hal ini untuk mengurangi rasa ketergantungan terhadap produk palstik. Dan menggantikannya dengan produk yang lebih ramah lingkungan.
  4. Menggunakan tas dari bahan kertas atau dari bahan lainnya untuk berbelanja. Sehingga dapat mengurangi pemakaian plastik di dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Untuk mengurangi dampak limbah plastik, dari pihak pemerintah dan diri pribadi perorangan harus saling menyadari. Pemerintah harus membuat tempat sampah di setiap sisi kota. Dan setiap individu juga harus mempunyai kesadaran tentang membuang sampah. Jangan campur sampah plastik dengan sampah yang bisa di daur ulang. Tempatkan sampah plastik pada tempat sampah yang telah ditentukan. Dan jangan membuang sampah plastik di tempat umum seperti di jalan, di sungai, di selokan, di parit, dan dimana sampah itu akan sangat berpotensi  buruk bagi lingkungan.
  6. Meningkatkan kegiatan seminar atau pertemuan yang membahas tentang daur ulang sampah plastik. Tentang metode cara pengolahan limbah plastik yang terbaru. Dan harapan kami, pemerintah ikut terlibat dalam sosialisasi daur ulang limbah plastik. Dan lembaga-lembaga negara atau swasta kami harap juga semakin gencar dalam membahas ancaman limbah plastik terhadap lingkungan hidup.