Apa Itu Transmisi Mobil Dan Bagaimana Cara Menggunakannya

Diposting pada

Waktu beli kendaraan, customer umumnya hadapi 2 pilihan transmisi, yaitu ingin manual atau automatis. Keduanya mempunyai karakter yang tidak sama hingga pemakaiannya juga tidak sama.

Di wilayah perkotaan, orang lebih suka pada transmisi automatis sebab keadaan jalanan yang macet. Tetapi untuk di wilayah waktu lalu lintasnya tidak padat serta mempunyai medan yang melawan, transmisi manual masih jadi favorite. Keduanya pilihan transmisi ini mempunyai kelebihan semasing.

Transmisi manual mempunyai beberapa kelebihan contohnya seperti lebih irit bahan bakar, sebab pengemudi dapat mengendalikan putaran mesin waktu berkendara. Jika lakukan peralihan transmisi dengan pas pada putaran mesin karena itu pemakaian bahan bakar semakin lebih efektif. Belum juga harga mobil transmisi manual biasanya lebih dapat dijangkau.

Sesaat transmisi automatis memiliki keunggulan gampang dipakai. Untuk orang pemula juga belajar mengemudikan mobil automatis akan berasa lebih gampang. Kelebihan yang lain ialah nyaman dipakai, tidak cepat membuat capek, serta tidak ribet mengalihkan transmisi waktu perjalanan.

Berikut hal yang perlu dikerjakan serta jangan dikerjakan untuk semasing tipe transmisi seperti diambil dari OTOaja.

Transmisi Manual

  1. Waktu parkir di ruang yang jalan miring (naik/turun), jangan cuma memercayakan rem parkir (tangan) saja sebab di kuatirkan rem parkir kurang pakem. Alihkan (masukan) tuas transmisi ke gigi satu supaya lebih aman serta mobil tidak turun.
  2. Jangan melatih salah satunya tangan tetap ada di tuas transmisi sepanjang perjalanan. Mengemudi dengan satu tangan lebih beresiko sebab reflek lebih lamban untuk mengatur setir.
  3. Waktu di lampu merah, jangan masukkan gigi serta meredam kopling sekalian menanti lampu hijau. Posisikan tuas transmisi di netral serta terlepas injakan kaki di pedal kopling sekalian kaki kanan masih mencapai rem. Tidak hanya unsur keamanan, langkah ini dapat juga membuat kampas kopling lebih awet.
  4. Jangan sampai mengemudi dengan meredam kopling. Waktu mobil telah meluncur serta gigi telah masuk, bebaskan kaki dari pedal kopling serta mengatur gas sesuai dengan kecepatan. Langkah ini dapat membuat kampas kopling lebih awet.

Transmisi Automatis

  1. Tidak terdapatnya pedal kopling membuat transmisi automatis cuma mempunyai pedal gas serta rem. Waktu mulai meluncur, jangan langsung mencapai pedal gas dalam-dalam. Injak dengan perlahan-lahan serta meluncur dengan kecepatan yang makin bertambah.
  2. Jangan menempatkan tuas transmisi di ‘N’ (Netral) waktu melalui jalan alami penurunan. Biarlah di urutan ‘D’ (Drive) supaya mobil masih termonitor secara baik. Untuk beberapa kendaraan, waktu jalan alami penurunan posisikan transmisi pada gigi 3 atau serta 2 (di bawah ‘D’), supaya waktu alami penurunan, kecepatan ditahan pada gigi itu.
  3. Jangan dengan mendadak beralih dari ‘D’ ke ‘R’ (Reverse) saat meluncur. Beri interval sesaat di netral sebelum beralih hingga mobil masih aman serta tidak mengakibatkan kerusakan gir boks.
  4. Waktu di lampu merah, seharusnya posisikan tuas transmisi di ‘N’. Biarlah masih di urutan ‘D’ sekalian menanti lampu hijau dengan urutan kaki mencapai pedal rem untuk meredam pergerakan mobil.
  5. Jangan mengalihkan tuas transmisi ke ‘P’ (Parking) waktu mobil masih meluncur. Yakinkan mobil telah seluruhnya berhenti, baru alihkan ke urutan ‘P’.