5 Menara Jam Terkenal Di Benua Biru

Diposting pada

Sampai pertengahan abad ke 20, jam merupakan hal yang masih jarang dimiliki oleh semua orang. Ketika itu tidak ada jam casio, rolex, ataupun jam lainnya yang menghiasi rumah atau pergelangan tangan seseorang. Kebanyakan orang sebelum abad ke 18 bahkan sama sekali tidak banyak mengenal satuan waktu dan bahkan alat jam tersebut. Masyarakat Eropa pada abad pertengahan menggunakan penanda lonceng pada gereja untuk mengetahui waktu. Lonceng tersebut ditempatkan pada suatu bangunan de sekitar gereja atau katedral yang dibentuk menjadi menara yang tinggi. Fungsi utama lonceng pada gereja di Eropa pada saat itu adalah untuk memanggil masyarakat agar berdoa ke gereja pada waktu-waktu tertentu.

Dari menara tersebut kemudian konsep menara jam mulai dikembangkan. Salah satu menara jam yang paling awal di Eropa adalah menara jam Katedral Salisbury di Inggris. Menara jam ini diselesaikan pada tahun 1306 dan masih bisa berfungsi hingga sekarang. Biasanya, menara jam tersebut ditempatkan di pusat kota atau tempat yang ramai serta dibangun dengan ukuran yang tinggi hingga menjadi salah satu bangunan tertinggi. Tujuan dibuatnya menara jam stinggi mungkin adalah agar semakin banyak orang yang mengetahui atau melihatnya.

Tidak semua bangunan yang dipasang jam bisa disebut sebagai menara jam. Menara jam memiliki mekanisme yang disebut Turret Clock, yaitu sebuah jam yang didesain untuk dipasang di bagian yang tinggi pada dinding suatu bangunan. Bangunan itu bisa berupa menara jam itu sendiri, atau yang terhubung dengan gereja/katedral, balai kota, maupun universitas. Jam tersebut biasanya akan berbunyi setiap jam atau pada jam-jam tertentu yang sudah diatur dengan mengeluarkan berbagai bunyi berupa lonceng angin yang keras, dan terkadang suara instrumen dari penggalan sebuah lagu.

Setelah perkembangan teknologi yang pesat, maka menara jam bergeser fungsinya dari penunjuk waktu paling utama menjadi salah satu destinasi wisata karena saat ini menara jam lebih dinilai dan dipandang dari segi estetikanya dan sejarahnya. Beberapa menara jam terkenal di Eropa yang dijadikan destinasi wisata diantaranya adalah:

1. Big Ben

Salah satu menara jam paling ikonis dan terkenal di dunia adalah Big Ben. Nama resminya adalah Elizabeth Tower setelah diganti pada tahun 2012 dari Clock Tower. Big Ben terletak di bagian utara dari kompleks Westminster Abbey di kota London, Inggris Raya. Menara jam yang mempunyai ketinggian 96,3 meter ini selesai dibangung pada 1859.

2. Spasskaya

Spasskaya atau dalam bahasa Inggris disebut menara Saviour ini merupakan menara jam serta menara utama di bagian timur Kremlin di kota Moskow, Russia. Menara ini dibuat oleh arsitek asal Italia bernama Pietro Antonio Scholari pada tahun 1491. Bangunan ini berdiri kokoh menghadap Lapangan Merah yang terkenal itu.

3. Zytglogge

Terletak di kota Bern di Swiss, Zytglogge merupakan salah satu ikon pariwisata kota ini. Menurut sejarah, Zytglogge dibangun antara tahun 1218 hingga tahun 1220 sebagai bagian dari dinding benteng sebelah barat kota Bern. Setelah terjadi kebakaran hebat sekitar awal abad ke 15, Zytglogge mengalami renovasi berkala dan pada tahun 1405 struktur menara jam mulai ditambahkan bersama dengan lonceng besar.

4. Prague Orloj

Menurut berbagai ahli, Prague Orloj atau menara astronomi Prague ini merupakan salah satu menara jam tertua yang masih beroperasi. Berada pada bangunan balai kota lama, di ibukota Ceko, bangunan ini telah berusia lebih dari 600 tahun. Bangunan ini dibuat dan dirancang oleh Mikulas of Kadan dengan Jan Sindel pada tahun 1410.

5. Torre dell’orologio

Torre dell’orologio adalah menara jam yang terletak pada bagian utara Piazza San Marino. Bangunan ini dibangun pada sekitar tahun 1500an oleh dua orang ayah-anak Gian Paolo dan Gian Carlo Ranieri atas permintaan dewan kota Venesia. Bangunan ini terletak di area la Piazza yang sangat terkenal di Venesia, Italia.